You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelatihan digital marketing gery ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Perkuat Kompetensi Digital Marketing melalui Skema Creative Financing

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen terus meningkatkan kualitas tenaga kerja dan pelaku usaha lokal dengan menggelar Pelatihan Kejuruan Digital Marketing melalui skema Creative Financing.

"kompetensi digital juga semakin meningkat,"

Kegiatan yang berlangsung pada 5 Oktober hingga 17 November 2026 tersebut digelar di Gedung PPKD Jakarta Selatan, Jalan H. Samali, dan diikuti sebanyak 40 peserta yang terbagi dalam dua kelas.

Pelatihan Digital Marketing Creative Financing tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati; Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin; Kepala Badan Pembinaan BUMD (BP BUMD) Provinsi DKI Jakarta, Syaefulloh Hidayat; serta perwakilan BUMD Provinsi DKI Jakarta.

PPKD Jaksel Raih Penghargaan Global di WORLDDIDAC ASIA 2026

Program ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk mengembangkan pola pembiayaan kreatif serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Program strategis tersebut merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta melalui PPKD Jakarta Selatan dan FKLPID Kota Jakarta Selatan bersama BP BUMD melalui Bank Jakarta. Dalam kolaborasi ini, Bank Jakarta memberikan dukungan pendanaan melalui skema Creative Financing.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan ketenagakerjaan, khususnya dalam menyiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kita melihat bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara dunia usaha bekerja. Cara memasarkan produk berubah, perilaku konsumen berubah, dan kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan kompetensi digital juga semakin meningkat,” ujarnya, Senin (5/10).

Menurutnya, peningkatan kompetensi masyarakat menjadi semakin penting agar mereka tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga mampu memanfaatkan perubahan tersebut menjadi peluang.

“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya menghasilkan peserta yang memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, portofolio, dan kepercayaan diri untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha, maupun menciptakan peluang ekonomi baru,” tuturnya.

Eli, sapaan akrabnya menyampaikan, kegiatan tersebut juga mengedepankan semangat kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan industri. Karena itu, sambungnya, Creative Financing tidak hanya dimaknai sebagai sebuah skema pembiayaan, tetapi juga sebagai model kolaborasi.

“Bagaimana berbagai sumber daya dan kekuatan dari masing-masing pihak dapat dipertemukan untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin menjelaskan, pelaksanaan program tersebut bukan sekadar skema pembiayaan sebuah kegiatan pelatihan, tetapi merupakan upaya membangun ekosistem kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Syaripudin, transformasi digital telah mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis, cara masyarakat mencari pekerjaan, dan cara pelaku usaha memasarkan produk dan jasanya.

“Hari ini, kemampuan menggunakan teknologi digital bukan lagi sekadar nilai tambah. Digital competency telah menjadi bagian penting dari kompetensi kerja dan kompetensi kewirausahaan,” katanya.

Syaripudin menambahkan, pelatihan Digital Marketing memiliki posisi strategis bagi Jakarta sebagai kota global. Peserta tidak hanya diharapkan memahami media sosial atau membuat konten digital, tetapi juga mampu memahami pasar, konsumen, strategi pemasaran, branding, komunikasi digital, pemanfaatan platform digital, hingga mengubah aktivitas digital menjadi peluang ekonomi.

“Melalui inisiatif ini, diharapkan para peserta mampu memperluas jangkauan pasar secara digital sekaligus mendapatkan akses solusi permodalan yang sehat dan inovatif demi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3247 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2870 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1617 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1438 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1197 personFolmer